Sunday, August 07, 2005

Proposal

PENDAHULUAN
Mahasiswa baru adalah manusia seutuhnya. Pada mahasiswa baru terdapat berbagai potensi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang menjadi seorang manusia dewasa yang sadar, bertanggung jawab, mandiri, prestatif, dinamis, dan bernuansa sosial. Proses peramuan berbagai potensi kemanusiaan itu sangatlah menentukan bentuk akhir dari mahasiswa baru tersebut.
Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) adalah pintu gerbang mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan barunya sebagai komponen sosial perguruan tinggi. Sebagai "Penyentuh Awal Kehidupan", Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) mempunyai peran yang cukup vital untuk pemahaman mahasiswa baru terhadap kehidupan barunya sekaligus penentu bagi peran-peran lainnya yang akan berproses selama enam tahun ke depan.
Secara umum kita mengetahui bahwa tugas perguruan tinggi adalah melakukan proses pendidikan sehingga dapat membentuk insan akademis. Insan akademis yang dimaksud adalah insan yang dapat berperan menjadi generasi yang mampu mengembangkan diri sehingga mampu menghadapi segala tantangan yang diajukan oleh jaman, baik sekarang maupun di masa yang akan datang. Selain itu insan akademis juga dapat berperan sebagai insan yang sesuai dengan ilmu itu sendiri. Sebagai seorang insan akademis tentu kita mengetahui bahwa ilmu itu sendiri mempunyai karakter yaitu mencari dan selalu membela kebenaran ilmiah. Dengan memiliki karakter dari ilmu itu sendiri, maka insan akademis akan selalu berusaha untuk peka dan kritis terhadap kondisi yang terjadi di lingkungannya dan juga tidak
lupa untuk memberikan sebuah solusi kongkret yang dapat membangun masyarakat di lingkungannya.
Mahasiswa baru adalah "manusia sempurna". Pada mahasiswa baru terdapat berbagai potensi yang dibutuhkan untuk tumbuh menjadi seorang manusia dewasa yang sadar, bertanggung jawab, mandiri, berprestasi, dinamis, dan bernurani sosial. Proses peramuan berbagai potensi kemanusiaan itu sangatlah menentukan bentuk akhir dari mahasiswa baru tersebut. Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) adalah pintu gerbang mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan barunya sebagai komponen sosial perguruan tinggi. Sebagai "penyentuh awal kehidupan" Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) mempunyai peran sebagai penekan "tombol start super mesin peramuan".
Kekhasan seorang manusia, dalam hal ini mahasiswa baru meliputi tingkat kedewasaan dan SARA. Perkembangan kedewasaan manusia bukanlah deret waktu dan bukan juga merupakan deret institusi formal. Kedewasaan tumbuh seiring dengan kesadaran terhadap pengalaman-pengalaman mental-spiritual yang seseorang alami, begitu pula dengan SARA. Ketika kita memahami kekhasan setiap manusia ini, maka metode-metode untuk menyentuh kesadaran pun bukanlah sesuatu yang eksak dan pasti berlaku untuk setiap manusia. Oleh sebab itulah variasi metode adalah jalan satu-satunya agar "ritual" yang kita lakukan dapat menyentuh tombol kesadaran lebih banyak orang. Kesadaran yang akan dibangun meliputi tiga aspek dasar manusia yang universal.
Pertama, kesadaran akan tujuan kemanusiaan.
Di sini akan dibangun sebuah kesadaran terhadap tujuan, fungsi, dan peran kita sebagai manusia ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, sebagai
komponen sosial-masyarakat, dan sebagai mahasiswa, khususnya sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Tujuan-tujuan ideal yang harus kita capai akan dikuatkan di sini sehingga mahasiswa baru menjadi sadar akan arah hidupnya dan akhirnya efektivitas dan efisiensi hidup akan tercapai. Untuk mendukung ini faktor agama akan dioptimalkan keterlibatannya karena nilai-nilai agama yang ter"ideologikan"lah yang dapat menunjukkan arah gerak sekaligus meningkatkan energi gerak yang tinggi.
Kedua, kesadaran akan peran dan posisinya sebagai seorang mahasiswa.
Di sini akan dibangun sebuah kesadaran bahwa sekarang kita telah menjadi seorang mahasiswa yang notabenenya merupakan kaum intelektual di bangsa ini sehingga mahasiswa baru harus sadar dan paham bahwa merekalah yang menjadi gardu terdepan harapan rakyat untuk menghasilkan kreasi-kreasi baru yang diharapkan menjadi solusi bagi permasalahan-permasalahan yang ada. Sebelum mahasiswa baru melangkah sampai ke tataran solution marker tentu dalam jiwa mahasiswa baru harus ditumbuhkan kepekaan rasa kepedulian terhadap permasalahan-permasalahan yang ada baik itu kemahasiswaan, kemasyarakatan, maupun kondisi bangsa kita saat ini.
Ketiga, kesadaran akan potensi pribadi.
Di sini akan dibangun sebuah kesadaran terhadap potensi-potensi perubahan yang setiap manusia miliki. Mahasiswa baru akan dimotivasi
agar mengoptimalkan potensi-potensi perubahan tersebut sesuai dengan tujuan ideal yang telah mereka sadari.

Ketiga kesadaran yang akan dibangun tersebut adalah untuk menghadapi tantangan zaman ke depan. Dalam setiap zaman, penyakit masyarakat selalu dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu tirani
dan alienasi. Tirani muncul sebagai akibat dari rusaknya interaksi sosial. Dua penyakit ini muncul sebagai akibat dari kacaunya sistem pendidikan (kaderisasi), antagonisme sistem sosial, hilangnya keteladanan, dan kesalahan cara berpikir atau memandang.
Mahasiswa sebagai komponen sosial yang ikut bertanggung jawab terhadap kelangsungan idealisme sosial terkena penyakit ini pula. Salah satu bentuknya adalah hilangnya sikap respon sosial, kritis, dan, kepeloporan. Hal ini dapat dilihat ketika nilai-nilai budaya masyarakat terancam, ketika kesejahteraan sosial hancur, ketika pola pikir masyarakat tercemari, ketika kondisi politik carut-marut,ketika stabilitas sosial dan kerawanan sosial rapuh, partisipasi mahasiswa sangatlah sedikit bahkan dapat dikatakan tidak ada.
Intinya ada dua fenomena sosial yang sekarang terjadi di masyarakat kita. Pertama, hilangnya keteladanan yang menghinggapi mayoritas para "petinggi" bangsa. Kedua, hilangnya daya kepeloporan mahasiswa sehingga perannya sebagai Agent of Change menjadi tak bertuah. Ketika kita bermaksud melakukan sebuah revolusi, ada prinsip perubahan yang cukup "mujarab". Think Globally and Act Locally. Artinya perubahan harus kita mulai dari kita sebagai mahasiswa. Sikap-sikap keteladanan dan kepeloporan harus kita tumbuhkan dan kembangkan pada diri manusia. Ketika kita berbicara dalam konteks Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), maka adalah sesuatu yang urgent untuk dilakukan kepada

mahasiswa baru, yaitu penyadaran akanurgensi dari sikap keteladanan dan kepeloporan.
Ketika mahasiswa baru tersadarkan akan dua karakter asasi manusia tersebut, maka vitalitas kemahasiswaan sebagai wadah yang akan mengcover energi perubahan tersebut akan menemukankreasi-kreasi baru yang diharapkan menjadi solusi bagi permasalahan yang ada.
NAMA KEGIATAN
Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro 2005
TEMA KEGIATAN
Merangkai Keakraban dalam Satu Tujuan
LANDASAN KEGIATAN
Kegiatan dilaksanakan atas dasar program kerja Departemen Kaderisasi BEM FK Undip 2005-2006.
TUJUAN KEGIATAN
UMUM
Penyambutan Mahasiswa Baru 2005 dan pengenalan awal dunia kemahasiswaan, khususnya di lingkungan Kedokteran Umum Undip.
Menumbuhkan kesadaran akan posisi, peran, dan potensi Mahasiswa Baru FK Undip.
Menciptakan keakraban antar dan intra angkatan.
KHUSUS
Melatih Mahasiswa baru bersosialisasi dan berinteraksi sebagai penunjang akademis dan profesinya sebagai dokter di kemudian hari melalui organisasi kemahasiswaan.
Mahasiswa Baru dapat saling mengenal antar dan intra angkatan yang akan mempermudah kerja sama dan pertukaran informasi.
Melatih Mahasiswa Baru berpikir kritis dalam menanggapi isu-isu di dunia kedokteran.
Mahasiswa Baru mengetahui seluk beluk dan suasana perkuliahan di FK Undip.
PENJELASAN KEGIATAN
Usulan Acara untuk Mencapai Tujuan Kegiatan
Pengenalan BEM FK Undip
Demo Badan-badan Semi Otonom (BSO)
Sharing bersama Asisten Dosen dan Mahasiswa Berprestasi
Tour the FK
Diskusi Ilmiah
Pentas Seni Ilmiah (PENSIL)
Alasan Pengusulan Acara
a. d. 1,2,3,4
Pengenalan BEM dimaksudkan agar mahasiswa baru dapat mengenal dan memahami struktur organisasi serta kegiatan-kegiatan BEM FK Undip sehingga diharapkan mahsiswa baru dapat berpartisipasi di dalamnya kelak sebagai sarana pembelajaran berorganisasi dan bersosialisasi yang nantinya akan menunjang profesinya kelak sebagai dokter. Hal ini juga didukung dengan adanya Demo Badan-badan Semi Otonom yang berada di bawah BEM FK Undip sebagai bentuk riil dari kegiatan BEM FK Undip.
Untuk lebih menunjang prestasi akademik mahasiswa, juga akan diadakan sharing bersama asisten dosen dan mahasiswa berprestasi. Pada acara ini, asisten dosen dan mahasiswa berprestasi akan membagikan pengalaman selama belajar di FK Undip kepada mahasiswa baru serta akan diselipkan dialog interaktif antara asisten dosen dan mahasiswa berprestasi dengan mahasiswa baru. Dengan adanya acara ini diharapkan mahasiswa baru mendapat tips dan trik sebagai bekal untuk belajar di Fakultas Kedokteran.
Sedangkan acara ‘Tour the FK’ dimaksudkan agar mahasiswa baru mengenal orientasi kampus Fakultas Kedokteran, seperti letak ruang-ruang kuliah dan laboratorium-laboratoriumnya.
Acara ‘Pengenalan BEM FK Undip’ dan ‘Sharing bersama Asisten Dosen dan Mahasiswa Berprestasi’ dilaksanakan dalam satu hari. Hal ini dikarenakan kedua acara tersebut tidak terlalu banyak melibatkan pengisi acara dan tidak terlalu memakan waktu. Sementara itu, ‘Demo Badan-badan Semi Otonom’ dan ‘Tour the FK’ dilaksanakan pada hari yang berbeda dikarenakan masing-masing kegiatan tersebut melibatkan lebih banyak pengisi acara dan memerlukan waktu yang lebih panjang daripada dua kegiatan sebelumnya.
Rekomendasi :
Pengenalan BEM dan Sharing bersama Asisten Dosen dan Mahasiswa Berprestasi dilaksanakan pada hari I di GSG. Demo BSO dilaksanakn pada hari II di GSG. Tour the Fk dilaksanakan pada hari III di GSG.

Pelaksanaan :
Menyesuaikan waktu yang disediakan oleh Dekanat.
a. d. 5
Seperti kita ketahui, mahasiswa kedokteran tidak hanya dituntut untuk berpikir secara teoritis, tetapi juga kritis, analitis, dan komunikatif. Untuk membentuk sosok mahasiswa tersebut diperlukan suatu media dialog dimana mahasiswa dapat saling bertukar pendapat dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama. Adanya acara Diskusi Ilmiah ini diharapkan dapat membantu mahasiswa baru menjadi sosok mahasiswa yang diinginkan.
Pelaksanaan :
Dilaksanakan dalam dua hari pelaksanaan PMB di GSG.
Akan dibagi menjadi 10 kelompok dengan anggota kelompok kurang lebih berjumlah 20 orang.
Tiap kelompok akan membahas isu-isu kedoteran yang sedang berkembang.
Tiap kelompok akan didampingi oleh kakak pembimbing dengan nama terlampir.
Tiap kelompok akan diberikan satu bahasan tentang isu kedokteran yang sedang berkembang yang berbeda antara kelompok satu dengan lainnya.
Setelah diadakan diskusi akan dilaksanakan latihan persiapan untuk tampil pada Pentas Seni Ilmiah.
a. d. 6
Ilmu kedokteran adalah suatu seni. Suatu pernyataan yang menyatakan indahnya ciptaan Tuhan. Dengan seni kita dapat mengekspresikan suatu ilmu sehingga mudah diterima oleh semua orang. Penyelenggaraan Pentas Seni Ilmiah ini akan bermanfaat bagi mahasiswa baru, karena selain mendapatkan isu-isu kedokteran yang sedang berkembang, mahasiswa baru juga dapat menggali potensi kreativitas yang mereka miliki. Sehingga, selain mendapat ilmu mahasiswa baru juga diharapkan dapat mengetahui cara-cara menyampaikan dan mengkomunikasikannya kepada orang lain melalui seni yang bersifat universal.

Pelaksanaan :
Dilaksanakan pada hari terakhir acara PMB, karena acara ini merupakan acara puncak PMB.
Akan dibagi menjadi 10 kelompok dengan anggota Kelompok kurang lebih berjumlah 20 orang.
Tiap kelompok akan didampingi oleh kakak pembimbing dengan nama terlampir.
Bentuk acara berupa apresiasi seni yang dipertunjukkan oleh setiap kelompok (contoh : parodi), sebagai sarana mereka untuk menyampaikan isu-isu kedokteran yang sedang berkembang kepada mahasiswa baru lainnya.
Tiap kelompok akan diberikan satu bahasan tentang isu kedokteran yang sedang berkembang untuk dipresentasikan melalui Pentas Seni Ilmiah ini.
SASARAN KEGIATAN
Mahasiswa Baru FK Undip Jurusan Kedokteran Umum 2005

SUSUNAN PANITIA
Lampiran I
SUSUNAN ACARA
Lampiran II
ANGGARAN DANA
Lampiran III
SEKRETARIAT PANITIA
a.n Ari Sariningrum
Jl. Solo No. 15 Semarang
Telp. (024) 8311582
Contact Person : Ari Sariningrum 08157939897
Endah P. 08121973132






PENUTUP
Proposal ini disusun sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan. Dukungan maupun saran sangat diharapkan panitia dalam rangka menyukseskan kegiatan ini serta partisipasi aktif dari berbagai pihak yang terkait.
Demikian proposal ini kami susun dengan harapan semua kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik sehingga tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai. Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu kami mengucapkan terima kasih.
Semarang, Agustus 2005
Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru 2005
Badan Eksekutif Mahasiswa
Kedokteran Umum Universitas Diponegoro












PENGESAHAN
Panitia Pelaksana Kegiatan
Penerimaan Mahasiswa Baru
Badan Eksekutif Mahasiswa
Kedokteran Umum Universitas Diponegoro

Semarang, 6 Agustus 2005
Ketua Sekretaris

M. Anang Eko Fahrudin Ari Sariningrum
NIM : G2A004104 NIM : G2A004023
Mengetahui,
Pembantu Dekan III Presiden BEM
Fakultas Kedokteran UNDIP FK UNDIP

Dr. Soetedjo, Sp.S(K) Arif Nur Widodo
NIP : 130 529 4488 NIM : G2A002024





LAMPIRAN I
SUSUNAN PANITIA
Ketua : M. Anang Eko Fahrudin
Sekretaris : Ari Sariningrum
Bendahara : Nisita Suryanto
Sie. Humas dan Publikasi :
Koordinator : Ahmad Azmi Nasution
Anggota : Anggun Dewi R
Astika Widy Utomo
Ati Nurchaeni
Ika Setyowati Nur P
Inayah
M. Syamsu Dluha A.P
Rony Kendyartanto
Yogi Agustian
Sie. Acara :
Koordinator : Aswin Nugraha
Anggota : Adji Pramanto
Ahmad Fathi Fuadi
Aniswati Desi
Ari Santy
Arief Indra P.
Endah Pujiatiningsih
Fitri Kurniasuci
Meirina Jati A
Sie. Dana dan Usaha :
Koordinator : Putri Nastiti R
Anggota : Diah Shinta
Dyah Pranani
Erma Nihlatul M
Mochammad Taufik M
Nanda Daniswara
Nur Rahman
Sri Rizki Amalia A
Sie. Konsumsi :
Koordinator : Novi Aktari Utami
Anggota : A Jeffilano B
Ainun R. G.
Anugrah Riansari
Arvita Ajeng P
Dhira Amalin T. A. W
Nugraheni Itsnal M
Vira Ari N. D

Sie. Dekorasi dan Dokumentasi :
Koordinator : Meita Hairunnisa
Anggota : Alva Juan
Devi Artanti
Fauzia R
Saad
Sie. Logistik dan Perlengkapan :
Koordinator : Galuh A.S dan Pramita Sari
Anggota : Adityas Mahendra P
Agung Wibowo
M.M Habibie
Miftahul Chusna
Sie.Perijinan dan Transportasi :
Koordinator : Bagus Artiko
Anggota : Alun Dhika P.
Ashri Fatmawati
Hendy C.
Pratita Jati
Prihartiwi P.
Daftar kakak pembimbing
Ahmad Fathi Fuadi
Angga Perdana K.
Anggiyasti Vidya H.
Arief Indra Perdana
Fauzia R.
M. Kamil
Meita H.
Prihartiwi P.
Putri R. Dewi
Rizki Rahim





















LAMPIRAN II
SUSUNAN ACARA
Waktu
Acara
Tujuan
Penanggung Jawab
Pengisi Acara
Keterangan
- -2005
07.00-08.30
08.30-selesai



- -2005
07.00-12.00
12.00-13.00
- -2005
07.00-12.00
12.00-13.00
13.00-14.00






- -2005
07.00-11.30
11.30-13.00
13.00-14.00





- -2005
07.00-09.00
09.00-09.30

09.30-12.00

12.00-13.00
13.00-15.00


Gladi bersih
Upacara PPMB oleh senat Undip

Acara Dekanat
Ishoma

Acara Dekanat
Ishoma
Diskusi Ilmiah dan persiapan PENSIL



Acara Dekanat
Ishoma
Diskusi Ilmiah dan persiapan PENSIL


Tes PPMI
Persiap-an PEN-SIL
Pentas Seni Ilmiah
Ishoma
Pentas Seni Ilmiah

















Menambah penge-tahuan tentang isu-isu kedokteran yang sedang berkembang dan mempersiapkan PENSIL




Menambah penge-tahuan tentang isu-isu kedokteran yang sedang berkembang dan mempersiapkan PENSIL










Mahasiswa Baru dapat mening-katkan keakrab-an inter dan antar angkatan

















Aniswati D.










Endah P








Aswin N.

Ari Santy
Meirina J.A























Panitia, mahasis-wa baru 2005







Panitia, mahasis-wa baru 2005





Panitia

Mahasis-wa baru 2005


















LAMPIRAN III
RENCANA ANGGARAN DANA

Pengeluaran
Kesekretariatan
Proposal 5 buah @ Rp 10.000,00 Rp 50.000,00
Fotokopi dan surat-menyurat Rp 100.000,00
Telekomunikasi Rp 50.000,00
Subtotal Kesekretariatan Rp 200.000,00
Humas dan Publikasi
Spanduk Rp 50.000,00
Subtotal Humas dan Publikasi Rp 50.000,00
Perlengkapan dan Logistik
Buklet 200 buah @ Rp 8.000,00 Rp 1.600.000,00
Transportasi Rp 50.000,00
Tanda Panitia 50 buah @ Rp 1.000,00 Rp 50.000,00
Dekorasi Rp 200.000,00
Dokumentasi Rp 100.000,00
Subtotal Perlengkapan dan Logistik Rp 2.000.000,00
Konsumsi
Konsumsi mahasiswa baru 200 orang
(selama 4 hari @Rp 3.000,00) Rp 2.400.000,00
Subtotal konsumsi Rp 2.400.000,00
TOTAL PENGELUARAN Rp 4.650.000,00
Pemasukan
1. Iuran Panitia 50 orang @Rp 5.000,00 Rp 250.000,00
2. BMOM Rp 3.000.000,00
3. Sponsor dan donator Rp 1.400.000,00
TOTAL PEMASUKAN Rp 4.650.000,00